SLAHUNG - Hujan deras selama lebih dari tiga jam yang mengguyur wilayah Ponorogo bagian Selatan, Kamis (16/3/2017) sore sampai malam, mengakibatkan bencana banjir bandang. Sebuah runah milik Sukirman, warga Desa/Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo rusak berat akibat diterjang banjir.
"Semuanya hancur, Mbak. Soalnya banjir bandang menerjang begitu saja. Setelah yasinan," kata Sukirman di lokasi.
Tidak hanya rumah yang hancur lebur. Namun juga lima sepeda motor milik warga setempat hanyut oleh derasnya arus air. Pun satu mobil terkena rendaman lumpur.
"Karena yasinan di masjid dekat rumah. Banyak sepeda motor dititipkan. Hla kok banjir. Dan terbawa arus air," tambahnya.
Selain itu, lanjut dia, juga harta benda, uang sebesar Rp 7 juta, dua kuintal gabah hasil panen hilang. Dan emas batangan seberat puluhan gram ikut hanyut.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam bencaba alam ini. Karena Sukirman langsung berlari menyelamatkan diri sesaat sebelum kejadian banjir bandang.
Sukirman mengaku, hujan yang sangat deras itu juga membawa kayu sama batu penyumbat sungai. Airnya meluap membawa semuanya.
Sementara, Kapolsek Slahung, AKP Bambang Untor, mengaku, memang banjir bandang kali ini sangat besar. Dan terakhir terjadi banjir seperti ini 15 tahun sebelumnya.
"Terakhir kata warga 15 tahun sebelumnya. Ini baru terjado lagi karena curah hujan yang sangat tinggi. Sampai sekarang masih mendata kerugiab," pungkasnya. [mit/but]
Sumber : http://ift.tt/2m9Zjbr
Jika ada pertanyaan maupun kritikan silahkan tulis di komentar, like dan share kalian sangat kami tunggu caranya tingal klik tombol share yang sudah kami sediakan di bawah ini. berikan informasi yang bermanfaat kepada semua orang. ID NEKAT TEAM