PONOROGO - Upaya pencarian korban bencana tanah longsor Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terus dilakukan, Rabu (05/4/2017). Hingga memasuki hari kelima ini, petugas masih berupaya mencari keberadaan 25 korban yang diduga tertimbun material longsor.
Sejak pukul 07.00 WIB, sebanyak 1.600 petugas gabungan dari berbagai unsur yakni TNI, Polri, Tagana, BPBD, Dinkes serta relawan sudah bersiap di lokasi. Sebanyak 10 eksavator dan 8 tim anjing pelacak juga sudah disiapkan untuk membantu proses pencarian.
"Seluruh potensi hari ini kita kerahkan untuk mencari keberadaan para korban. 10 ekskavator kita terjunkan semua dan sudah kita bagi dalam apel tadi. Yakni di sektor A, B serta sektor C," kata Plt Kepala Badan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo Sumani, Rabu (05/4/2017).
Selain alat berat, menurut Sumani, pihaknya juga mendapatkan tambahan tenaga baru dari berbagai instansi, seperti TNI dan Polri. Ia mengatakan, ada penambahan petugas yang diterjunkan ke lapangan, sehingga proses pencarian bisa lebih dimaksimalkan.
"Tiga sektor kita prioritaskan. Karena personel dan peralatan kita mampu. Semoga cuaca juga bisa bersahabat sehingga pencarian bisa dilakukan hingga selesai tidak seperti hari-hari sebelumnya," terangnya.
Hingga saat ini, lanjut Sumani, baru 3 dari 28 korban hilang akibat bencana tanah longsor yang berhasil ditemukan petugas. Ketiganya berada di sektor C atau titik lokasi bencana yang paling bawah.
"Di sektor C juga kita maksimalkan untuk pencarian. Kita sudah tambah 2 alat berat di sana. Karena bantuan alat berat dari Basarnas Trenggalek juga sudah datang kemarin dan mulai pagi ini kita terjunkan ke lokasi," tandasnya.
(kha/ okezone.com)
Jika ada pertanyaan maupun kritikan silahkan tulis di komentar, like dan share kalian sangat kami tunggu caranya tingal klik tombol share yang sudah kami sediakan di bawah ini. berikan informasi yang bermanfaat kepada semua orang. ID NEKAT TEAM
