PULUNG - Kejadian longsor di Ponorogo diperkirakan mulai pukul 07.40 WIB pagi tadi. Menurut saksi mata bernama Misman Kepala Dusun Tangkil warga Desa Banaran Kecamatan Pulung menjelaskan sekira 3 minggu yang lalu diketahui bahwa Tempat Kejadian Perkara (atas bukit) sudah mengalami retakan kurang lebih 30 cm.
Retakan tersebut berangsur angsur mengalami penambahan turunan menjadi 9 meter (1 minggu kemudian) dan 15 meter (3 minggu kemudian), hingga Jumat kemarin tanggal 31 Maret 2017 menjadi 20 meter.
Selanjutnya beberapa hari terakhir TKP diguyur hujan lebat, terakhir hujan hari Jumat tgl 31 Maret 2017 sore. Kemudian tgl 1 April 2017 sekira Pkl. 07.40 Wib tanah tersebut longsor dan menimpa rumah dan warga.
Terpisah Kabid Penanggulangan Bencana dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menjelaskan jumlah yang terdata kena longsor mencapai 23 rumah. "Sedangkan korban jiwa ada 27 orang masih tertimbun dan terkubur hidup-hidup. Mereka tidak bisa menyelamatkan diri," kata Kabid Penanggulangan Bencana dan Logistik, BPBD Ponorogo, Setyo Budiono, Sabtu (1/4/2017).[ted]
Sumber : beritajatim.com
Jika ada pertanyaan maupun kritikan silahkan tulis di komentar, like dan share kalian sangat kami tunggu caranya tingal klik tombol share yang sudah kami sediakan di bawah ini. berikan informasi yang bermanfaat kepada semua orang. ID NEKAT TEAM