Minggu, 02 April 2017

Kondisi Korban Longsor Ponorogo, Tak Ada Alas Tidur Layak dan Pakaian Ganti - ID Nekat

PULUNG - Pasca-peristiwa longsor yang menerjang Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (1/4/2017), warga kehilangan harta benda dan juga tempat tinggal. Mereka mengungsi ke lokasi pengungsian atau ke rumah warga lain yang masih bisa ditinggali.

Sejumlah warga terlelap saat mengungsi di rumah kerabat mereka seusai bencana tanah longsor di sekitar tempat tinggal mereka. Evakuasi korban akan dilanjutkan pada hari ini.

KompasTV mencatat, kondisi pengungsian sangat memprihatinkan. Tak ada alas tidur yang layak dan warga hanya memiliki pakaian yang melekat di tubuh mereka.

Selain itu, para pengungsi juga harus berdesakan tinggal di lokasi pengungsian.

Jumlah korban hilang dalam peristiwa tanah longsor ini bertambah menjadi 28 orang. Proses pencarian korban hilang terus dilakukan oleh petugas BPBD namun mereka menghadapi kendala, beratnya medan pencarian yang berupa tanah miring.

Sementara itu, seperti dikutip dari Harian Kompas, Minggu (2/4/2017), Kepala BPBD Jawa Timur Sudarmawan mengatakan, tim pencari menemukan sejumlah kendala di lapangan, seperti material longsor yang sangat tebal.

Longsoran lereng itu memanjang sekitar 800 meter dan ketinggian 20 meter. Diperkirakan, 23-35 rumah tertimbun material longsor.

Kendala lain, medan tempat kejadian cukup terjal, berada di lereng pegunungan. Akses jalan menuju ke Desa Banaran sempit dan dibutuhkan waktu tiga jam untuk menempuh jarak 3 kilometer. Kondisi itu diperparah dengan minimnya alat berat.

Pemerintah Provinsi Jatim mengirimkan dua ekskavator dari Unit Pelaksana Teknis Bina Marga Madiun dan diperkirakan baru sampai lokasi pada Minggu pagi.


Sumber : kompas.com

Jika ada pertanyaan maupun kritikan silahkan tulis di komentar, like dan share kalian sangat kami tunggu caranya tingal klik tombol share yang sudah kami sediakan di bawah ini. berikan informasi yang bermanfaat kepada semua orang. ID NEKAT TEAM

Disqus Comments