Daftar Harga Organ Tubuh Di Pasar Gelap Mencapai Milyaran Rupiah 3 TKI asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ditemukan tewas di Malaysia, diduga menjadi korban perdagangan organ tubuh. Perdagangan ilegal ini tentulah menggiurkan harganya. Satu organ, ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Organ adalah sistem sel dan jaringan yang melakukan tugas tertentu dan fungsinya menurun seiring usia. Misalnya, jantung orang yang berusia 20-an tahun dapat memompa darah lebih dari 10 kali jumlah darah yang dibutuhkan, dan kemampuannya menurun karena penuaan. Paru-paru dan ginjal juga semakin lemah fungsinya seiring waktu, begitu juga dengan organ-organ lainnya.
Penyakit atau masalah genetika juga dapat menghancurkan satu organ tertentu, sedangkan seluruh tubuh tetap relatif sehat. Dalam banyak kasus, untuk memperbaiki fungsi tubuh dengan baik, perlu menggantikan organ yang rusak dengan yang organ sehat. Sayangnya, organ yang sehat tidak mudah didapat. Pada bulan April 2008, ada lebih dari 98.000 orang yang menunggu transplantasi organ.
Meskipun banyak nyawa yang terselamatkan oleh donor organ, banyak juga orang yang mati saat menunggu ketersediaan organ. Rata-rata, ada pertambahan sekitar 106 orang yang menunggu organ setiap hari dan 18 orang meninggal dunia setiap hari karena tidak mendapat donor organ.
Jika ingin tahu berapa banyak organ tubuh dapat dijual di pasar gelap, berikut adalah daftar harganya seperti dilansir Gizmodo.com, Senin (25\/4\/2012).
- Sepasang bola mata: US$ 1.525 atau sekitar Rp 14 juta
- Kulit Kepala: US$ 607 atau sekitar Rp 5,56 juta
- Tengkorak dengan Gigi: US$ 1.200 atau sekitar Rp 11 juta
- Bahu: US$ 500 atau sekitar Rp 4,6 juta
- Arteri koroner: US$ 1.525 atau sekitar Rp 14 juta
- Jantung: US$ 119.000 atau sekitar Rp 1,1 miliar
- Hati: US$ 157.000 atau sekitar Rp 1,4 miliar
- Tangan dan lengan: US$ 385 atau sekitar Rp 3,5 juta
- Pint darah: US$ 337 atau sekitar Rp 3,1 juta
- Limpa: US$ 508 atau sekitar Rp 4,6 juta
- Perut: US$ 508 atau sekitar Rp 4,6 juta
- Usus Kecil: US$ 2.519 atau sekitar Rp 23 juta
- Ginjal: US$ 262.000 atau Rp 2,4 miliar
- Kandung empedu: US$ 1.219 atau sekitar Rp 11,1 juta
- Kulit: US$ 10 atau sekitar Rp 91.000 per inci persegi
Sumber : Detik.com
Untuk menyikapi kasus ini perlu saya perjelas, kasus pencurian organ yang benar- benar pernah terjadi itu cuma di luar negri, dan itu sudah sangat lama sekali berjalan. sejauh ini dengan isu penculik anak yang benar" nyuri organ di indonesia belum terbukti dan semoga tidak terjadi.
dan yang namanya organ di curi misal jantung di bedah itu yang membedah harus paham soal medis, seperti tki yang di pulangkan tingal jasad ke indo ini di tubunya ada bekas jahitan yang sangat rapi. tidak asal potong / bedah seperti isu penculik hoax yang belakangan meresahkan warga indonesia.
Jika jantung / organ tubuh lain keluar dan di bedah dari tubuh jika keadaan tidak steril terkena kuman sedikit saja maka organ tersebut tidak bisa di pakai artinya sia sia.
Penjahat tingkat elit atau setidaknya paham tentang medis dan punya peralatan lengkap lah yang memang bekerja untuk kejahatan ini. dan isu penculik di indo sangat berbeda dengan kenyataan di lapangan yang asal bedah dan potong tubuh korban ini sangat tidak masuk akal.
- Baca juga
dan tentang jual organ secara legal itu memang di perbolehkan yang kita kenal dengan donor organ, korban TKI tewas di malaysia yang organnya hilang itu pun di ketahui bukan di curi oleh penculik dan sejenisnya. tapi memang di ambil / di curi oknum rumah sakit di Malaysia sendiri tanpa izian keluarga.
Waspada Boleh saja tapi menciptakan ketakutan secara berlebihan itu secara hukum telah melanggar undang undang.
